Permintaan anda sedang kami proses
Loan Lending Charity About Contact News FAQ Privacy Policy Business Loan Login
Login Loan Lending How it Works Charity About Contact News FAQ Privacy Policy

Beritahu gaji sebelum atau sesudah menikah?

Friday January 8, 2016 5:09:29pm oleh W

Bagi Anda yang berencana akan menikah, sebaiknya perlu terbuka terkait keadaan keuangan terhadap pasangan Anda. Mengapa demikian? Karena beberapa kasus perceraian yang terjadi karena masalah keuangan, yakni ketidakpercayaan pengelolaan keuangan di antara pasangan. Tentu Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi di rumah tangga Anda kelak. Lalu, keadaan keuangan seperti apakah yang harus Anda beberkan ke pasangan? Mari simak poin-poin berikut ini:

1. Terbuka Soal Penghasilan, Baik Penghasilan Tetap Maupun Tambahan

Penghasilan bulanan Anda yang turut mempengaruhi cash flow rumah tangga tentu perlu Anda ungkapkan sebelum menikah termasuk penghasilan tambahan. Mungkin ada rasa canggung ketika membahas keuangan kepada pasangan jika belum menikah, tapi hal itu akan mempersiapkan diri pasangan Anda untuk saling merencanakan masa depan rumah tangga.

2. Terbuka Soal Hutang atau Cicilan Bulanan

Anda memiliki hutang dalam jumlah besar atau cicilan bulanan yang masih perlu Anda lunasi hingga setelah menikah? Maka hal ini perlu Anda sampaikan kepada pasangan. Terlebih lagi, jangan malu untuk bahas hutang berdua, yang juga dimiliki oleh pasangan. Masalah hutang berdua akan lebih mudah diatasi jika dua orang saling membantu.

3. Terbuka tentang Kartu Kredit

Bicarakan kebiasaan penggunaan kartu kredit Anda dan pasangan. Jika kelak menikah, maka tagihan kartu kredit bisa menjadi tanggung jawab bersama. Maka dari itu perlu membahas batasan pemakaian kartu kredit seperti barang-barang apa yang tidak perlu dan boleh menggunakan kartu kredit. Jumlahkan hutang kartu kredit Anda bersama pasangan, dan susun rencana pembayaran.

4. Bicarakan Tabungan dan Tujuan Keuangan di Masa Depan

Diskusikan tentang tabungan bersama kelak setelah menikah. Hal tersebut sangat penting untuk keadaan darurat maupun persiapan kelahiran dan pendidikan anak. Sampaikan juga keinginan Anda di masa yang akan datang, seperti menabung untuk menempuh pendidikan S2 dan tanya juga keinginan pasangan di masa depan. Selain itu, tetapkan tujuan keuangan bersama dalam jangka panjang seperti pembelian properti untuk investasi.

Jika keempat poin di atas sudah Anda bahas bersama pasangan, dan pasangan tidak keberatan menerima segala kekurangan yang Anda sampaikan, maka Anda hanya tinggal perlu menabung untuk mempersiapkan pernikahan Anda. Jika Anda belum siap untuk membahasnya, lalu kapan lagi? Karena nantinya, pasangan Anda juga akan tahu. Selamat mencoba.