Permintaan anda sedang kami proses
Loan Lending Charity About Contact News FAQ Privacy Policy Business Loan Login
Login Loan Lending How it Works Charity About Contact News FAQ Privacy Policy

Tips: Menghemat Biaya Bulanan

Sunday January 17, 2016 3:14:00pm oleh WinWin

Saat terima gaji, ada banyak barang yang masuk daftar ingin Anda beli. Alhasil, gaji hanya lewat saja di rekening Anda. Tidak ada yang salah jika Anda ingin memanjakan diri Anda setelah sebulan bekerja, tapi ingat Anda harus tetap mengerem diri dalam menganggarkan pengeluaran, mana yang perlu Anda beli dan sisanya untuk Anda tabung. Bagi Anda yang mengalami kesulitan dalam pengelolaan biaya bulanan, ada baiknya Anda simak tips berikut ini:

1. Cerdas ketika Belanja

Ketika Anda ingin berbelanja, lebih baik Anda list terlebih dahulu daftar belanjaan Anda. Manakah yang masuk barang kebutuhan dan manakah yang hanya sebatas ingin saja. Setelah itu, pintarlah dalam memilih tempat Anda untuk belanja. Tidak selamanya pasar tradisional lebih murah daripada supermarket, begitu juga sebaliknya. Ada beberapa barang yang lebih murah jika Anda beli di pasar tradisional, dan ada juga barang yang lebih murah ketika Anda beli di supermarket. Termasuk di tempat belanja online. Biasanya ada promo-promo menarik yang dapat menghemat pengeluaran Anda. Tetap ingat ya, jangan sampai kalap karena diskon besar-besaran.

2. Kurangi Hangout

Tak ada salahnya Anda memanjakan diri setelah sebulan penat dengan banyak pekerjaan. Sisihkan 10-20% saja dari gaji Anda untuk keperluan menghibur diri seperti nongkrong dengan teman, pijat, atau karaoke. Agar tidak melebihi budget memanjakan diri yang telah Anda sisihkan, maka kurangi hangout ya.

3. Buatlah Amplop Harian dalam Sebulan

Sediakan amplop harian yang dibagi menjadi 31 amplop. Isinya uang untuk masing-masing hari dalam satu bulan. Sebelum Anda memasukkan uang di amplop-amplop tersebut, Anda sisihkan terlebih dahulu iuran wajib yang harus Anda keluarkan, seperti biaya sekolah anak, tagihan listrik, tagihan air, sewa kontrakan, dan juga tabungan masa depan. Barulah sisanya, Anda masukkan ke dalam 31 amplop tersebut.

Misal tanggal 1, Anda memasukkan uang Rp 70.000 untuk biaya makan dan kebutuhan dalam 1 hari tersebut. Lalu tanggal 2, Anda masukkan uang  Rp 50.000. Begitu juga seterusnya, Anda bebas bervariasi dalam memasukkan jumlah uang ke dalam masing-masing amplop. Jika, dalam 1 hari masih ada uang yang tersisa, maka kembalikan uang tersebut ke amplop semula, gunanya jika ada keperluan mendadak di hari berikutnya atau untuk tambahan tabungan masa depan.

4. Save Money di Toples

Cara yang satu ini kebalikan dari cara simpan uang di amplop pada poin ketiga di atas. Jika membuat amplop harian fungsinya untuk menganggarkan pengeluaran. Maka, sisihkan uang setiap harinya di toples transparan. Toples transparan tersebut Anda isi juga dengan deretan angka yang ada dalam sebulan. Lalu, setiap harinya Anda tabung uang Anda sesuai dengan tanggal Anda menyisihkan uang tersebut.  Misal tanggal 1, Anda menyisihkan uang Rp 1000, tanggal 2 Anda sisihkan uang Rp 2000, lalu sampai pada tanggal 30 Anda sisihkan uang Rp 30.000. Sebagai pengingat, apakah Anda sudah menyisihkan uang pada hari tersebut, maka jangan lupa memberi tanda silang di kertas yang ada di dalam toples setelah memasukkan uang. Selain sebagai pengingat, fungsi toples transparan bisa jadi penyemangat Anda untuk giat menabung karena melihat uang yang bertumpukan di dalam toples. Jika sudah mencapai akhir bulan, ambil uang tersebut dan pindahkan di rekening tabungan Anda.

Berbagai langkah di atas dapat Anda terapkan untuk menghemat biaya bulanan Anda. Intinya terletak pada niat Anda untuk menghemat pengeluaran dan tetap konsisten dengan tujuan awal. Selamat mencoba!